Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjadi salah satu turnamen paling berkesan dalam sejarah olaraga bola. Tak hanya karena atmosfernya yang penuh warna dengan suara vuvuzela yang menggema di stadion, tapi juga karena munculnya bola ikonik bernama Jabulani.
Kisah Menarik Pierluigi Collina
Si yang tak tahu Pak Collina? Si ikonik tersebut terkenal lantaran pandangan menakutkan juga rambut licin yang mencolok. Di panggung lapangan hijau, figur Pierluigi terkenal sebagai cerminan ketegasan. Bahkan banyak bintang top pun sering segan cuma karena sorotan mata beliau.
Pertemuan Bareng Si Jabulani Fenomenal
Bola sepak Jabulani diluncurkan dari pembuat resmi bagi World Cup Afrika Selatan. Namun, para pesepak bola yang protes atas perilaku si bundar tersebut yang tak menentu dikontrol. Sang wasit sendiri sudah memberi pendapat bahwa bola tersebut menjadi tantangan spesial untuk wasit.
Kontroversi di Menyelimuti Si Kulit Bundar
Bukan cuma bintang lapangan, pelatih dan pengadil lapangan bahkan menyebut bahwa si bundar sering menyebabkan kebingungan. Lintasan si kulit bundar suka berbelok secara mendadak sehingga mengganggu goalkeeper dan Collina untuk membuat keputusan dengan tepat.
Warisan Pierluigi & Si Bundar
Biarpun tak sedikit perdebatan menyertai turnamen ini, Collina tetap diingat sebagai salah satu wasit paling tegas di catatan olaraga bola. Si bundar pun tetap jadi legenda yang identik pada masa itu.
Akhir Kata
Cerita Sang wasit legendaris bareng bola ikonik adalah contoh bahwa lapangan bola selalu sarat kejutan dan fenomena. Untuk pecinta sepak bola, peristiwa itu tetap selalu jadi bagian dari kisah tak selalu terkenang.
