Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjadi salah satu turnamen paling berkesan dalam sejarah olaraga bola. Tak hanya karena atmosfernya yang penuh warna dengan suara vuvuzela yang menggema di stadion, tapi juga karena munculnya bola ikonik bernama Jabulani.
Cerita Unik Sang Wasit Legendaris
Siapa yang tidak tahu Pak Collina? Wasit tersohor yang satu ini masyhur sebab pandangan menakutkan juga kepala licin yang ikonik. Pada dunia olaraga bola, figur Pierluigi adalah ikon kedisiplinan. Bahkan para atlet elit pun sering segan sekadar dengan tatapan mata sang wasit.
Pertemuan Dengan Si Jabulani Fenomenal
Si kulit bundar legendaris diluncurkan dari pembuat resmi untuk Piala Dunia 2010. Tetapi, banyak bintang yang komplain tentang respons si bundar ini yang sulit diprediksi. Pierluigi pun sempat berkomentar jika si kulit bundar ini adalah tantangan unik untuk dirinya.
Drama di Menyertai Bola Ikonik
Bukan cuma para atlet, coach serta pengadil lapangan juga merasa kalau bola ini kerap menyebabkan masalah. Jalur bola bisa berubah secara mendadak sehingga merepotkan penjaga gawang dan wasit supaya memutuskan call yang tepat.
Jejak Sang Wasit dan Bola 2010
Walaupun tak sedikit kontroversi menyertai kompetisi tersebut, Pierluigi tetap diingat menjadi salah satu figur paling tegas di riwayat olaraga bola. Jabulani juga akan selalu jadi ikon paling identik tentang era tersebut.
Ringkasan
Cerita Pierluigi Collina bareng si kulit bundar adalah pengingat kalau lapangan olaraga bola senantiasa dipenuhi drama serta fenomena. Buat penikmat olaraga bola, momen itu tetap selalu jadi fragmen di kisah yang abadi.
