Arsenal menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan melawan Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 1 November 2026. The Gunners tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam 13 lawatan terakhir ke markas Liverpool di ajang Liga Inggris, dengan lima hasil imbang dan delapan kekalahan. Kemenangan tandang terakhir Arsenal di Anfield terjadi pada September 2012 ketika mereka menang 2-0. Rekor tersebut menjadi perhatian menjelang pertemuan dua klub besar Sepak Bola Inggris yang sama-sama berambisi meraih hasil maksimal. Mikel Arteta kini berusaha mengakhiri penantian panjang sekaligus memperkuat persaingan Arsenal di papan atas Premier League musim 2026/2027.
Arsenal Hadapi Rekor Buruk dalam 13 Lawatan Terakhir ke Anfield
Arsenal membawa catatan tandang yang kurang menguntungkan menjelang kunjungan ke markas Liverpool. Dalam 13 pertandingan tandang terakhir, Arsenal selalu gagal mengalahkan tuan rumah. Berdasarkan rangkaian pertemuan itu, The Gunners mencatatkan lima pertandingan seri serta delapan kekalahan. Rangkaian hasil negatif itu memberikan tekanan tambahan bagi pelatih Mikel Arteta. Walaupun sejarah kurang mendukung, hasil masa lalu tidak memastikan hasil berikutnya.
Klub asal Merseyside memiliki alasan untuk percaya diri karena mampu menjaga rekor kandang tersebut. Namun demikian, keunggulan statistik bukan jaminan kemenangan. Di tengah perkembangan taktik sepak bola Inggris, kesiapan fisik pemain mempunyai peran sangat penting. Tim asuhan Arteta yang sedang mempertahankan gelar memiliki peluang untuk mengakhiri penantian panjang. Karena itulah, duel yang dijadwalkan berlangsung di Anfield menjadi salah satu laga yang layak mendapatkan perhatian.
Sejarah Kemenangan Terakhir The Gunners atas Liverpool di Anfield
Keberhasilan tandang terbaru The Gunners dalam sejarah pertemuan tersebut diraih pada awal musim 2012/2013. Dalam duel Liga Inggris itu, Arsenal mengamankan tiga poin melalui hasil 2-0. Dua pemain yang menjadi penentu adalah Lukas Podolski dan Santi Cazorla. Kedua pemain tersebut memberikan kontribusi gol kemenangan. Hal yang membuat pertandingan tersebut semakin bersejarah, Mikel Arteta masih berstatus pemain Arsenal dan ikut tampil dalam kemenangan tersebut. Kini, Arteta ingin mengakhiri penantian tersebut dari pinggir lapangan.
Sejak kemenangan pada 2012, Arsenal tidak lagi mampu meraih tiga poin dalam laga tandang liga. Contoh pertandingan dengan persaingan sengit berlangsung dalam kompetisi musim 2022/2023. Dalam pertandingan tersebut, The Gunners sempat unggul dua gol, tetapi Liverpool menunjukkan perlawanan hingga skor menjadi sama kuat. Kiper The Gunners dalam pertandingan tersebut, Aaron Ramsdale, membantu timnya menghindari kekalahan. Sementara dalam pertandingan tandang berikutnya pada Agustus 2025, Arsenal kalah tipis dengan skor 0-1 setelah Dominik Szoboszlai membawa Liverpool menang lewat eksekusi tendangan bebas.
Liverpool Siapkan Pertahanan Rekor Tak Terkalahkan Melawan Arsenal
Pertemuan terbaru kedua klub di Stadion Anfield menyimpan peluang menciptakan catatan historis. Apabila berhasil menghindari kekalahan, mereka dapat memperpanjang catatan menjadi 14 pertemuan liga di Anfield tanpa kalah. Pencapaian tersebut akan menjadi rekor baru dalam sejarah pertemuan kandang Liverpool melawan Arsenal. Bagi tim tamu, Arsenal berisiko mencatatkan 14 lawatan liga beruntun tanpa kemenangan. Kemungkinan tersebut akan menjadi rangkaian terpanjang mereka tanpa kemenangan liga di Anfield.
Bagi Liverpool, dukungan publik sendiri dapat memberikan tambahan motivasi. Tim yang kini ditangani Andoni Iraola membawa momentum kemenangan dari pertandingan sebelumnya. Dalam persiapan menyambut The Gunners, Liverpool memiliki tren lima hasil menang secara berturut-turut. Konsistensi tersebut membantu meningkatkan kesiapan menghadapi laga besar. Namun demikian, tantangan menghadapi Arsenal tidak dapat dianggap mudah. Kemampuan Arsenal membatasi peluang menjadi ujian penting bagi lini depan.
Pertahanan Arsenal Jadi Modal untuk Mengakhiri Rekor Buruk
Kendati belum menang dalam 13 kunjungan sebelumnya, Arsenal menunjukkan kualitas defensif yang kuat pada periode awal kompetisi domestik. Tim berjuluk The Gunners membukukan lima laga dengan gawang tetap bersih sebelum menjalani pertandingan di Anfield. Catatan permainan bertahan Arsenal juga menunjukkan hasil sangat positif. Sepanjang periode pembuka tersebut, Arsenal hanya menghadapi 24 tembakan tepat sasaran. Statistik defensif tersebut menjadi yang paling sedikit di liga.
Keberhasilan menjaga pertahanan tidak hanya bergantung pada pemain belakang. Gelandang tim nasional Inggris tersebut membantu menghubungkan pertahanan dengan serangan. Selain kontribusi Rice, Martin Odegaard menjadi salah satu pengatur serangan utama. Kedua pemain tersebut mencatatkan angka tinggi dalam operan pemecah lini. Dalam persiapan menghadapi Liverpool, kesiapan sang gelandang tetap dipantau setelah mendapatkan gangguan kebugaran. Koordinasi pemain tengah bersama jajaran bek berpotensi membantu Arsenal menghadapi tekanan.
Arsenal Punya Peluang Mengakhiri Penantian Kemenangan di Anfield
Kendati The Gunners belum menang dalam 13 kunjungan terakhir, statistik musim berjalan memperlihatkan kemungkinan hasil yang tidak sepenuhnya memihak tuan rumah. Menurut pemodelan probabilitas pertandingan, Arsenal diperkirakan memiliki kemungkinan kemenangan 41,8 persen. Di pihak tuan rumah, peluang menangnya diperkirakan 32,7 persen, sedangkan hasil imbang memiliki kemungkinan 25,5 persen. Model prediksi tersebut menunjukkan bahwa Arsenal tetap memiliki kesempatan besar. Walaupun berdasarkan analisis data, persentase tersebut hanya merupakan perkiraan. Performa nyata kedua tim di lapangan mempunyai pengaruh langsung terhadap jalannya laga.
Hasil maksimal dalam pertandingan tandang tersebut juga memiliki nilai historis tersendiri bagi Arsenal. Pada tahap persiapan menghadapi Liverpool, The Gunners telah mengumpulkan 299 kemenangan tandang sepanjang sejarah Premier League. Bila keluar sebagai pemenang, Arsenal dapat menembus tonggak 300 kemenangan tandang. Pencapaian tersebut akan menjadikan Arsenal klub kedua yang mencapainya, setelah Manchester United. Sementara itu, Arsenal memiliki tantangan dalam menyusun susunan utama. Dua pemain penting Arsenal, Saka serta Saliba tidak dapat memperkuat tim dalam pertandingan tersebut, sementara Max Dowman menjalani hukuman larangan bermain. Kondisi personel itu menuntut Arteta melakukan penyesuaian.
Dari sudut pandang The Reds, pertandingan menghadapi Arsenal membutuhkan persiapan maksimal. Walaupun rekor Anfield mendukung mereka, Liverpool tidak dapat mengandalkan statistik semata. Pemain depan asal Swedia tersebut membawa performa ofensif positif setelah mencetak enam gol dalam enam pertandingan Premier League terakhir. Ketajaman Isak dapat memberikan ancaman terhadap gawang tim tamu. Namun demikian, Liverpool harus menghadapi organisasi pertahanan yang kuat. Duel efektivitas ofensif melawan organisasi defensif memberikan gambaran tentang ketatnya persaingan kedua klub.
Kesimpulan: Lawatan ke Anfield Jadi Ujian Besar Mikel Arteta
Rangkaian lima hasil imbang dan delapan kekalahan di Anfield menghadirkan tekanan tersendiri menjelang duel dua klub besar Inggris. Setelah terakhir kali meraih tiga poin di Anfield pada musim 2012/2013, Arsenal terus gagal mengakhiri penantian panjang. Meski sejarah kurang menguntungkan, kualitas organisasi pertahanan The Gunners memberikan alasan untuk tetap optimistis. Di sisi lain, Liverpool mempunyai momentum lima kemenangan beruntun dan berpeluang mencetak rekor kandang baru ketika menghadapi juara bertahan Premier League.
Pertemuan Premier League pekan kesembilan mempunyai arti lebih luas daripada hasil satu pertandingan. Dari sudut pandang Mikel Arteta, tiga poin berpotensi menjadi tonggak baru dalam sejarah klub. Di pihak The Reds, hasil tanpa kekalahan akan memperpanjang dominasi kandang. Dalam persaingan Sepak Bola Inggris, kemampuan menghadapi tekanan akan menjadi faktor penting. Menurut Anda, apakah Arsenal mampu mengakhiri penantian panjang di Anfield, atau justru Liverpool melanjutkan rekor tak terkalahkan? Ceritakan prediksi Anda mengenai peluang kedua tim.
