Tottenham Hotspur menghadapi awal Premier League 2026/27 yang sulit setelah gagal mencetak gol dalam empat pertandingan liga pertama mereka, sesuatu yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah klub. Setelah kalah dari Brentford dan Newcastle United, Spurs hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest dan Everton. Catatan tersebut menempatkan produktivitas serangan sebagai pekerjaan besar bagi Roberto De Zerbi di tengah ketatnya persaingan SEPAK BOLA Inggris.
Tottenham Mengalami Awal Musim yang Tidak Biasa
The Lilywhites belum mampu membuka rekening gol setelah menjalani empat laga pertama di kompetisi liga. Mereka mengawali musim dengan kekalahan 0-3 dari Brentford, kemudian kembali tumbang dua gol tanpa balas menghadapi Newcastle. Dua pertandingan selanjutnya menghasilkan skor 0-0 ketika Tottenham berhadapan dengan Forest serta Everton.
Periode tanpa gol tersebut menghasilkan sejarah negatif karena belum pernah sebelumnya dialami klub pada awal musim liga. Tottenham sebelumnya pernah mengalami start yang kurang produktif, tetapi belum pernah mengalami empat laga pembuka liga tanpa mencetak gol. Dalam SEPAK BOLA, rekor seperti ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi tim dengan ambisi besar seperti Tottenham.
Awal Premier League Menjadi Tantangan bagi De Zerbi
Perjalanan awal The Lilywhites menghasilkan total dua poin dari kemungkinan dua belas. Setelah mengalami dua kekalahan beruntun, Tottenham setidaknya mampu menghentikan rangkaian kekalahan melalui dua hasil imbang tanpa gol.
Perbaikan pada pertahanan memberikan sedikit sisi positif, tetapi masalah produktivitas masih belum terselesaikan. Tottenham perlu melengkapi soliditas belakang dengan ketajaman di depan jika ingin segera mengubah momentum. Dua poin dari empat laga membuat kebutuhan menemukan gol menjadi semakin mendesak.
Keputusan di Depan Gawang Menjadi Perhatian De Zerbi
Tottenham sebenarnya masih mampu membawa bola menuju area lawan, tetapi kualitas pada tahap akhir belum memberikan hasil. Sepanjang empat pekan pertama Premier League, Tottenham mencatat jumlah tembakan tepat sasaran yang terbatas. Masalah seperti ini dapat membuat kepercayaan diri pemain ofensif menurun.
Roberto De Zerbi juga mengakui bahwa penyelesaian serangan menjadi bagian yang harus diperbaiki. Dalam sistem permainan yang mengutamakan pembangunan serangan, keberhasilan memasuki area berbahaya harus diikuti keputusan tepat. Satu gol pertama dapat menjadi sangat penting bagi seluruh skuad.
Catatan Tanpa Gol Hanya Terjadi di Premier League
Catatan tanpa gol tersebut memiliki konteks yang perlu diperhatikan, yaitu empat laga tanpa gol terjadi khusus pada pertandingan liga. Tottenham tetap menemukan gawang dalam pertandingan di luar liga, termasuk ketika mengalahkan Charlton dengan lima gol di kompetisi piala.
Catatan di kompetisi lain memperlihatkan bahwa potensi ofensif tetap dimiliki. Tantangan Tottenham adalah menghasilkan kualitas serupa dalam pertandingan liga. Setiap kompetisi menghadirkan situasi yang tidak sama, tetapi pengalaman tersebut seharusnya membantu membangun keyakinan.
De Zerbi Mencari Momentum Kebangkitan Spurs
Kesempatan berikutnya di kompetisi domestik akan menjadi momen penting untuk mengakhiri periode tanpa gol. Setelah melewati 360 menit pertandingan liga tanpa mencetak gol, para pemain perlu menemukan hasil yang mampu mengurangi tekanan.
Tottenham bisa menggunakan duel berikutnya untuk meningkatkan variasi serangan. Distribusi bola yang lebih progresif dapat meningkatkan kemungkinan hadirnya peluang. Pada akhirnya, para pemain ofensif harus mampu mengambil keputusan dengan lebih tenang karena gol pertama dapat menjadi titik balik.
Kesimpulan
Rangkaian empat laga liga tanpa menjebol gawang lawan menjadi rekor yang sebelumnya belum pernah dialami Spurs. Setelah menerima dua kekalahan pada pertandingan pembuka, Tottenham menahan Nottingham Forest dan Everton dengan skor kacamata. Dua clean sheet memberikan sedikit modal positif, tetapi produktivitas tetap menjadi masalah terbesar.
Untuk pencinta SEPAK BOLA Inggris, periode ini menjadi ujian menarik terhadap kemampuan tim untuk merespons tekanan. Apa pendapat Anda, apakah De Zerbi dapat menemukan formula untuk menghidupkan lini serang? Sampaikan pandangan Anda mengenai strategi yang perlu diterapkan De Zerbi.
